Pages

efek salju

daun

Ads 468x60px

Blogger templates

tembusanku

ijah ituu..

..hem,,susah beud ngutak ngatik blog inii,,jadinya yaa gini daah :)

baru

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts

Selasa, 30 September 2014

Perlunya Mempertahankan Pancasila Sebagai Prinsip Kebangsaan dan Kemasyarakatan di Indonesia



       Pancasila adalah ideologi dasar bagi Negara Indonesia. Nama Pancasila berasal dari dua kata, bahasa sansekerta yaitu: Panca berarti lima dan Sila berarti prinsip atau asas. Pancasila sendiri merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam buku sutasoma pancasila juga mempunyai arti “Pelaksanaan Kesusilaan yang Lima” (Pancasila Karma), yaitu:
1.      Tidak boleh melakukan kekerasan
2.      Tidak boleh mencuri
3.      Tidak boleh berjiwa dengki
4.      Tidak boleh berbohong
5.      Tidak boleh mabuk minuman keras, obat-obatan terlarang
Dari pancasila karma di atas saja sudah dapat dijadikan prinsip kebangsaan dan kemasyarakatan. Namun hal yang perlu diperhatikan, yaitu: “pancasila merupakan alat pemersatu bangsa”. Seperti yang tertulis dalam motto lambang Negara kita yakni Bhineka Tunggal Ika yang berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Keberagaman di Indonesia tidak membuat Negara tidak bersatu, justru perbedaan itu dapat membuat Negara bersatu.
Pancasila bukan hanya dijadikan sebagai ideologi bernegara, namun ia merupakan konsep yang dijadika pegangan, pedoman arahan, petunjuk hidup dalam bernegara.
Oleh karena itu, sebagai generasi muda sangat penting untuk ikut berpartisipasi dalam mempertahankan pancasila sebagai prinsip kebangsaan dan kemasyarakatan di Indonesia. agar nilai-nilai yang sudah ada dalam pancasila seperti: sebagai pandangan hidup, kesadaran dan cita-cita moral yng meliputi kejiwaan dan watak yang sudah berurat akar dalam kehidupan bangsa Indonesia tidak luntur bahkan hilang dari jiwa bangsa sesungguhnya.

Perlunya Memiliki Prinsip Dalam Hidup

Dalam hidup jika tidak adanya prinsip, maka hidup akan terombang-ambing. tidak mempunyai pendirian yang menjadi pedoman. Di karenakan prinsip sendiri sangat penting, maka saya pun memiliki prinsip-prinsip dalam menjalani hidup ini.

INILAH PRINSIP HIDUP SAYA (Izzah Riyatna)
1. Percaya Diri
    Hidup tanpa kepercayaan diri ibarat pohon yang tidak memiliki akar. mengapa demikian? sekarang kita fikir, pohon yang tidak memiliki akar akan cepat mati dan tak berdaya dalam hidupnya. Begitupun hidup tanpa adanya percaya diri kita akan merasa apa yang akan kita lakukan selalu salah dan tidak ada gunanya, padahal itu hanyalah ketakutan semata. So, tanamkan percaya diri yang tinggi dalam diri, tapi ingat! ada saatnya kita juga mengevaluasi diri agar lebih baik kedepannya.

2. always be your self
    menjadi diri sendiri. tidak gampang ikut-ikutan dengan gaya orang lain. karena apa yang ada dalam diri kita itu adalah suatu anugrah.
 
3. Berusaha membuat orang lain bahagia
    hidup tidak sendiri. ada orang lain di sekitar kita. jika kita tidak baik dengan orang lain, maka kita akan mendapatkan balasan yang sama. So selalu usahalah melakukan yang terbaik, buat orang lain bahagia dengan kehadiran kita.
 
4. always be positive thinking
    berhusnudzon dengan apa yang telah terjadi. karena yakin dengan semua kejadian ada hikmah yang tersimpan. 

5. kerja keras
    dan yang terakhir, KERJA KERAS. untuk mencapai tujuan hidup yang biasa kita sebut cita-cita, kita harus kerja keras. karena tanpa adanya kerja keras semua hal yang diimpikan tidak akan dapat terwujud. tapi perlu diingat juga! bahwa di samping bekerja keras jangan lupa tetap berdo'a, karena sesungguhnya kita mempunyai Tuhan yang memberi. :)

ini Prinsip-prinsipku....! apa prinsip kalian...!!!! :)  :)

Senin, 15 September 2014

'' INILAH AKU ''

.
'' INILAH AKU ''
Namaku Izzah Riyatna Khamidiyah, aku terlahir dari keluarga sederhana yang mempunyai keinginan tinggi untuk mencapai cita-cita seorang pendidik berjiwa Ibu. Kini aku telah berdiri ditengah-tengah kota metropolitan terbesar ke dua setelah Jakarta. Tepatnya, di UIN SUNAN AMPEL SURABAYA. Jauh dari keluarga. Menempah diri dengan tantangan baru.
.
Harapan orang tua dirumah sangat besar padaku. Yang kuharap bukanlah uang. Namun kesuksesan diri dan mampu memanfaatkan ilmu titipan Allah SWT yang hanya setetes ini. 
 .
Tanggung jawab semakin besar kutanggung dan amanat itu harus ku jaga dengan baik. Kini, bahagianya orang tua adalah segalanya bagiku. Dan tangisannya adalah penderitaanku. 
Siapakah aku ? 
Dimasa mendatang harapan pasti selalu ada,usaha harus terus berjalan. Empat tahun mendatang nanti aku ingin berdiri dan berkiprah ditengah-tengah masyarakat. Setelah lulus S1, cita-cita pertama yang ingin aku jemput adalah ''guru'' yang secara tidak langsung guru adalah sebuah kewajiban. Aku ingin menjadi seorang penulis yang tulisan-tulisannya akan selalu dikenang sepanjang masa. Aku juga ingin menjadi vigur yang baik bagi masyarakat serta anak-anaknya.
Untuk melalui itu semua. Sekarang, aku akan mulai belajar ikhlas, selalu berikhtiar dan terakhir berdoa pada-Nya selalu. :)
 . 
Surabaya, 15 September 2014